Penggunaan Cannot, Can not, dan Can’t

  • Post author:
  • Post published:November 19, 2019
  • Post category:vocabulary

I Can’t understand what do you mean!
mmm… sudah benar belum, ya?

Sekarang waktunya kita memilih! Ceileeeh dilemanya. Jangan khawatir, kita bisa memilih dan menentukan mana yang paling cocok dengan kita. Eh, maksudnya dengan kalimat kita. Antara Cannot, Can Not, dan Can’t semuanya benar dan bisa diterima, tapi kita harus menjadi pengguna yang setia. Artinya, gunakan salah satu kata tersebut dengan tepat, disesuaikan dengan maksud dan tujuanya. Meskipun Cannot, can not, dan Can’t dapat digunakan di kondisi tertentu dengan makna yang sama, akan tetapi ada situasi di mana cannot tidak bisa digunakan, dan situasi tersebut hanya bisa menggunakan ‘Can not dan Can’t’ saja. Yaaah… sedih, ya. Berasa bertepuk sebelah tangan. Oke, jangan khawatir, kita cari perbedaannya.

Cannot dan Can not

Loh, Cannot dan Can not kok sebelahan,? Iya. mereka memang sama. Cannot memiliki satu kata dan Can not dua kata. Iya kita semua juga tahu, ya. Oke…

Cannot –Pada dasarnya Cannot hanyalah singkatan atau Construction.dari Can not yang berarti (Tidak bisa/tidak dapat/tidak mampu). Pada situasi tertentu, keduanya dapat digunakan dengan makna yang sama, yaitu saat maknanya (Tidak bisa/tidak dapat/tidak mampu). Artinya jika kamu mau mengatakan bahwa kamu tidak mampu menunggunya lagi, kamu boleh pakai Cannot atau Can not. Bebas, sesuai perasaan dan selera.

Tapi, perlu diperhatikan bahwa Cannot lebih sering digunakan, bukan karena dia special, tapi karena memang dia dianggap lebih Formal. Karena itu, kata ‘Cannot’ lebih sering digunakan, lebih formal, lebih umum, dan lebih diterima. Sementara Can not itu kayak kita, ada tapi tidak dianggap, Elaaaaah galau terus.

Wait, jangan khawatir. Ada kondisi tertentu yang justru lebih disarankan menggunakan Can not. Bahkan dalam kondisi yang satu ini,penggunaan Cannot menjadi terlarang. Situasi yang dimaksud adalah ketika menunjukkan sebuah pilihan atau menggunakan dalam suatu phrase seperti ‘Not Only __ But also __’

Yaps. Akhirnya Cannot dan Can not mendapatkan posisi dan kenyamananya masing-masing dalam kalimat. Kamu gimana? Ah, itu pikirkan nanti saja.

Contoh : You can but this phone or you can not but this phone.

Can’t

Pada dasarnya Can’t merupakan singkatan dari Cannot dan Can not. Alasan kenapa banyak yang lebih sering menggunakan Can’t dikarenakan banyak yang bingung antara penggunaan Cannot dan Can not. Beruntung Can’t bisa digunakan disemua situasi dan kondisi. Tapi ingat, Can’t hanya digunakan untuk situasi Informal saja. Jadi untuk formal writing, penggunaan Can’t sangat tidak disarankan.

Gimana sih, katanya tadi bebas di semua kondisi?

Bebas atau boleh digunakan di situasi dan kondisi apapun artinya, tidak dalam kondisi yang formal. Jika dalam keadaan non-formal, kalian bebas pakai kata Can’t. Bebas banget seperti udara. Masa iya kamu mau ngomongin pejabat tapi pakai bahasa singkatan, gak seru dong. Mending yang singkat-singkat sama masa lalumu saja, ealah… galau lagi.

Itu dia penggunaan ketiga kembar tapi tak siam. Semoga bisa dipahami dan bermanfaat untuk kita semua. Kalau kalimatanya “Aku tidak mampu menahan rindu” Kira-kira pakai Cannot, Can not, atau Can’t? temukan dan rangkai kalimatmu. Selamat mencoba.