Adverbs : Pengertian dan Macamnya

Adverb (kata keterangan) adalah bagian dari Parts of Speech (atau kelas kata) yang digunakan untuk memodifikasi/menerangkan verb (kata kerja), adjective (kata sifat), atau adverb (kata keterangan) lainnya dan juga dapat menerangkan suatu prepositional phrase (frasa preposisional), sub-clause (anak kalimat), dan keseluruhan kalimat (complete sentence). Dengan kata lain, adverb adalah kata-kata yang berisi informasi tentang bagaimana, kapan, atau di mana sesuatu terjadi. Adverb juga disebut intensifier (penguat) karena bisa menguatkan makna kata atau kata-kata yang diterangkannya.

Adverb yang menjelaskan adjective — seperti kata quite sad — atau menjelaskan adverb lain — seperti kata very carelessly — langsung diletakkan di depan kata yang diterangkannya. Tetapi jika yang diterangkan adalah verb (kata kerja) umumnya lebih fleksibel: bisa muncul sebelum atau sesudahnya — seperti dalam softly sang or sang softly — atau di awal kalimat — Softly she sang to the baby. Posisi adverb biasanya memengaruhi mood kalimat.

Adverb dapat menerangkan verb (kata kerja) atau adjective (kata sifat) dalam beberapa cara, antara lain: memberikan penekanan, memberikan info tentang cara, waktu, tempat, dan frekuensi.

ADVERB OF EMPHASIS

Adverb of emphasis (penekanan) digunakan untuk memberi penekanan tambahan atau tingkat kepastian yang lebih besar pada suatu kata dalam kalimat atau pada kalimat secara keseluruhan, misalnya:

  • He certainly liked the food.
  • She is clearly the frontrunner.
  • Naturally, I like my chicken crispy.

Contoh lain adverb of emphasis antara lain adalah absolutely, definitely, obviously, positively, really, simply, dan undoubtedly. Adverb jenis ini berfungsi untuk menguatkan kata lain (parts of speech) yang mereka terangkan.

ADVERB OF MANNER

Adverb of manner (keterangan cara) menunjukkan bagaimana sesuatu dilakukan. Biasanya adverb ini ditempatkan di akhir kalimat atau sebelum verb (kata kerja) utama, seperti pada:

  • Intan drives quickly.
  • Wira slowly opened the door.
  • Sri waited for him patiently.

Contoh-contoh kata keterangan cara lainnya adalah: quietly, fitfully, dan carefully.

ADVERB OF TIME

Adverb of time (keterangan waktu) memberi tahu kapan atau pada waktu apa sesuatu dilakukan. Keterangan waktu biasanya ditempatkan di akhir kalimat. Namun, adverb ini juga dapat digunakan di awal kalimat dengan diikuti tanda koma.

  • The meeting is next week.
  • Yesterday, we decided to take a walk.
  • I’ve already bought my tickets for the concert.

Keterangan ini seringkali digunakan dengan ekspresi waktu lain, seperti hari-hari (seperti: on Sunday, on Monday, on Saturday, dll). Contoh keterangan waktu yang paling umum antara lain: yet, already, yesterday, tomorrow, next week (or month or year), last week (or month or year), now, dan ago.

ADVERB OF PLACE

Adverb of Place (keterangan tempat) menunjukkan di mana sesuatu dilakukan. Adverb of Place biasanya muncul di akhir kalimat, tetapi juga bisa mengikuti kata kerjanya (verb).

  • I decided to rest over there.
  • She’ll wait for you in the room downstairs.
  • Peter walked above me upstairs.

Adverb of Place sering dicampur-adukkan dengan frasa preposisi (prepositional phrase) seperti in the doorway atau at the shop.
Frasa preposisi (prepositional phrase) menunjukkan di mana sesuatu berada, tetapi adverb of place menunjukkan di mana sesuatu terjadi, seperti here dan everywhere.

ADVERB OF FREQUENCY

Adverbs of frequency memberi tahu seberapa sering sesuatu dilakukan. Termasuk usually, sometimes, never, often, dan rarely. Adverbs of frequency sering ditempatkan langsung sebelum kata kerja utama:

  • She rarely goes to parties.
  • I often read a newspaper.
  • He usually gets up at 6 o’clock.

Adverbs of frequency yang menyatakan “jarang / tidak pernah – seldom, rarely, hardly ever, dan never” – jarang digunakan dalam kalimat negatif atau introgatif. Adakalanya, adverbs of frequency ditempatkan di awal kalimat, seperti:

  • Sometimes, I enjoy staying at home instead of going on vacation.
  • Often, Peter will telephone his mother before he leaves for work.

Kata keterangan frekuensi bisa mengikuti verb (kata kerja) menjadi:

  • I am often confused by computers.
  • He is sometimes late for work.

ADVERB YANG MENERANGKAN ADJECTIVE

Ketika kata keterangan menerangkan kata sifat, adverb tersebut ditempatkan sebelum kata sifat yang diterangkan:

  • She is extremely happy.
  • They are absolutely sure.

Namun, jangan gunakan kata very untuk menerangkan kata sifat yang bermakna memiliki kualitas luar biasa, seperti fantastic, amazing, superb, extraordinary, etc. Hal ini dianggap pemborosan kata / berlebihan. Kalaupun ingin menekankan kata-kata tadi, absolutely lebih umum digunakan daripada very.

  • She is an absolutely fantastic piano player.
  • Mark is an absolutely amazing lecturer.

Sebaiknya hIndari mengatakan, “She is very fantastic,” atau “Mark is a very amazing lecturer.” Sederhananya, sangat luar biasa = nggak OK, benar-benar luar biasa = OK.

MEMBENTUK ADVERB DARI ADJECTIVE-NYA

Adverb seringkali dibentuk dengan menambahkan -ly pada adjective, seperti:
Beautiful > beautifully
Careful > carefully

Namun, beberapa adjective memiliki bentuk adverb dan bentuk adjective-nya sama, seperti fast dan hard.

Banyak juga adverb – seperti : just, still, dan almost – tidak berakhir -ly. Good adalah contoh paling penting. Bentuk adverb dari good adalah well, seperti pada:

  • He is good at tennis.
  • He plays tennis well.

Dalam kalimat pertama, “good” adalah adjective (kata sifat) yang menerangkan pronoun “He“; sedangkan di kalimat kedua, “well” adalah adverb yang menerangkan “plays” (menjelaskan bagaimana ia bermain tenis). Selain itu, tidak semua kata yang berakhiran -ly adalah adverb, seperti friendly dan neighborly, yang keduanya merupakan adjective (kata sifat).

MEMBEDAKAN ANTARA ADVERB DAN ADJECTIVE

Kadang, kata yang sama bisa berupa adjective dan adverb. Untuk membedakannya, penting untuk melihat konteks kata dan fungsinya dalam sebuah kalimat.
Misalnya, dalam kalimat, “The fast train from London to Cardiff leaves at 3 o’clock.” Kata fast menerangkan noun, (train), dan jatuh sebelum train. Oleh karena itu, kata fast disini termasuk atributive adjective.

Namun, dalam kalimat, “The sprinter took the bend fast.” Kata “fast” menerangkan verb (kata kerja) “took”dan, oleh karena itu, disebut adverb (kata keterangan). Selain itu, -er dan -est dapat digabungkan dengan adverb, namun hanya sedikit saja. Kebanyakan, bentuk komparatif & superlatif dari adverb lebih sering menggunakan more atau most daripada menambahkan -er atau -est.

Penting untuk melihat konteks ketika ada penambahan -ly atau kata most / more yang menyertai sebuah kata. Lihatlah kata yang diterangkan. Jika kata yang diterangkan adalah noun (kata benda), maka kata itu adalah adjective (kata sifat); jika kata yang diterangkan adalah verb (kata kerja) atau selain noun, maka kata itu adalah adverb (kata keterangan).